Jumat, 31 Agustus 2012

duapuluhsatu

Sebenernya saya mau post mengenai ini ketika saya tepat berumur duapuluhsatu, namun apa daya kuota internet tidak mendukung :D

Beberapa hari lalu, saya berulang tahun ke duapuluhsatu, Alhamdulillah Ya Allah, terima kasih atas kesempatan yang Engkau berikan kepada hamba untuk dapat menikmati usia ini.

Di usia ini saya bersyukur karena saya dikelilingi oleh orang-orang yang saya sayangi dan menyayangi saya, seperti kedua orang tua, adik, keluarga besar, Jaka, sahabat, dan teman-teman. Saya juga bersyukur dengan kehadiran orang-orang yang membenci saya maupun saya benci (eh?), dan juga kehadiran orang-orang yang secara tidak langsung hadir di kehidupan saya dan memberikan saya pelajaran hidup.

Sehari sebelum tanggal duapuluhdua agustus, saya membaca novel 5 cm (emang telat banget sih ya, tapi ya daripada tidak sama sekali) dan ada quote yang saya suka..
"Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang memberikan manfaat bagi orang lain"
Entah kenapa, kalimat di atas itu terngiang-ngiang selalu di telinga saya, terlihat di mata saya, terpikir di otak saya, dan nunclep banget di hati saya (oooohh).

Saya sempat tweet di twitter dan update status di facebook :



So, visi hidup saya di umur duapuluhsatu (dan seterusnya) ini adalah :
1) Menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan bukan dimanfaatkan oleh orang lain, 
2) Menjadi orang yang bisa membuat orang lain menjadi lebih lega karena kehadiran saya, 
3) Menjadi orang yang ketika meninggal, dikenang kebaikannya oleh orang lain. (Dirgantoro, 2005 : 357)

Sementara misinya adalah : 
1) Lebih banyak bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT, 
2) Selalu melakukan YANG TERBAIK dalam segala hal, 
3) Hindari penyakit hati terburuk (IRI dan DENGKI) 
4) Pokonya mah DO THE BEST, BEST, BEST, FIGHTING !!!

Daftar Pustaka
** Dirgantoro, Donny. 2005. 5 cm. Jakarta: PT. Grasindo 

Sabtu, 21 Juli 2012

Mie Reman

Setelah mengunjungi Sugarush, saya sama Jaka masih pengen nguyah-ngunyah nih, jadilah kami pergi ke Mie Reman yang lokasinya masih di Braga juga.
Waktu nyampe sana, tempatnya penuuuuuuh banget dan ga ada tempat duduk yang kosong. Karena waktu itu hujan, dan perut kita masih laper, akhirnya kita bersedia nih nungguin sampai ada tempat duduk yang kosong alias Waiting List.
Ya, cukup menunggu sekitar 15 menit, akhirnya kita bisa dapet tempat duduk dan pesen makanan.

Saya pesen Soyu Reman Level 1 + Sosis, Jaka pesen Original reman Level 4 + Sosis.



Jaka Kepedesan, tumben :p

Rasa dari mie-nya sih biasa aja, hehe. Yang bikin Mie Reman ini rame terus mungkin karena tingkat pedesnya yang luar biasa dan harganya yang murah.

**

Mie Reman : 10000

Sosis : 3000

Sugarush

Beberapa hari yang lalu saya dan Jaka jalan-jalan ke Braga. Terus kami masuk ke salah satu kafe yang ada disitu, namanya Sugarush. Kafe ini udah terkenal cukup lama di Bandung. Dekorasi tempatnya juga unik, bikin betah. 

Setelah liat menu, akhirnya saya pesen Choco Mousse, Macaron Coklat, dan Lemon Squash. Sementara Jaka pesen Red Velvet, Macaron Blueberry, dan Iced Coffe Latte.

nyam nyam nyam

Choco Mousse

Lemon Squah + Red Velvet

Macaron

Macaron

Rasa dari makanannya enak sih, apalagi macaronnya. Tapi kalo untuk mahasiswa, datang ke kafe ini kayanya mending awal-awal bulan deh :p

**
Red Velvet : 20000
Choco Mousse : 15000
Macaron : 6000
Lemon Squash : 16000
Iced Coffe Latte : 19000